Search This Blog

Monday, July 9, 2012

Trip to Papuma Beach, 8 Juli 2012

Its Sunday and its been a very tiring day yesterday.... but here we are at 4 AM cruising towards Papuma Beach, to catch up with sun rise. We drive 28 km south to Jember, East Java.

Kemarin setelah menghadiri resepsi pernikahan Gus Ipul (Syaifullah Maulana dan Prima), langsung nggelethak tidur di ranjang sambil ngorok sepuasnya hahaha...
Dan walaupun dengan masih ngantuk saya paksa buat bangun dan ikut rombongan pergi ke Papuma Beach...
Paling lambat jam 4:30 pagi anda sudah harus berangkat ke Papuma, jika tidak mau terlambat menyambut sun rise.

Cukup mudah untuk pergi ke Papuma karena sepanjang jalan banyak petunjuk jalan yang akan sangat membantu. Di pertigaan ke Papuma (belok kanan) anda punya 2 pilihan, terus ke watu ulo (lurus dan tidak belok kanan) kemudian dari Watu Ulo ke Papuma, atau langsung belok kanan ke Papuma melewati jalan di samping bukit.
Apapun pilihannya tiba di pantai Papuma anda harus membayar ticket masuk untuk mobil dan penumpangnya. Kami ber 7 naik 1 mobil harus membayar 42ribu rupiah, karcis juga langsung diberikan.


Papuma Beach... Sun Rise...
































Foggy morning @ Papuma Beach....



mossy carpeted rock....
create a very good spot for photography...











Me & the Sun Rise.






Banyak pengunjung yang berfoto disini... seperti group remaja dengan baju yang seragam warnanya ini...
kalau anda ingin bebas berfoto-foto
disarankan jangan datang di akhir minggu (week end), datanglah di week day.

















Pretty faces @ Papuma :).

Di Papuma ada semacam resort untuk menginap, mobil parkir tepat dibawah bungalow anda. 
Sounds like a good place for honey moon :). kelihatan dari luar sudah dilengkapi dengan AC, sayang saya tidak berhasil menemukan resepsionisnya untuk menanyakan harga kamar dll.

Banyak warung bertebaran di sepanjang pantai, penjual kelapa muda dll, jadi anda tidak perlu kuatir kelaparan sama sekali.
Bagi yang ingin lebih menghemat ongkos anda juga bisa berkemah disini. Kelihatannya kemahnya pun disewakan dan disediakan oleh pengelola pantai, need more information on this...


Kemudian kita bisa mendaki sebuah bukit dengan menaiki anak tanggal semen.
Tidak terlalu tinggi dan sangat mudah untuk didaki.
Di puncaknya disediakan shelter untuk berteduh dan menikmati pemandangan dari atas.



Disini kita bisa mendapatkan view yang lain dari Papuma, pemandangan dari atas sini juga sangat aduhai sekali....



The rock that became the Icon of Papuma...
Misty Papuma....




Papuma is sure a heaven for photographer and honeymooner... ;).



Trip Report : Pasir Putih, 7 Juli 2012

Apa yang dibayangkan sebagai trip yang biasa-biasa saja ternyata menjadi berkesan karena pada saat yang sama kami diving, ternyata ada kecelakaan selam yang mengakibatkan 2 perwira angkatan laut meninggal dunia.

Berita selengkapnya dapat anda search di google atau anda klik link ini. Ada video berita oleh TV One juga disana. Atau klik link ini untuk berita dari TV One.
Berita kecelakaan ini menjadi front page dari koran Jawa Pos hari minggu tanggal 8 Juli 2012.

Mbak Nadya, seorang teman fotografer, ternyata jam 09:24 tepat saat kejadian kecelakaan tersebut sempat mengambil foto dari kejauhan... berikut fotonya :
Foto kapal selam 401 Cakra berlatih di pasir putih, kerumunan orang tampak berusaha melihat kondisi
2 prajurit yang mengalami kecelakaan saat latihan submarine escape.



Saya memang merasakan banyak sekali boat lalu lalang di atas kami ketika dive 1 (sekitar jam 9).
Kebetulan kami mengambil spot yang dekat saja di dermaga - piramid, sehingga sambil pedaling dari pantai ke dive spot kami bisa melihat kesibukan di sekitar kapal selam.
Tidak terpikir hal yang aneh sampai seorang teman lokal memberitahu kalau ada yang meninggal karena 'kehabisan oksigen - terjepit ketika keluar'. Kelihatannya kehabisan oksigen mengakibatkan 2 prajurit yang akhirnya meninggal tersebut buru-buru keluar ke permukaan dan mengalami Lung Embolism (salah satu jenis terburuk dari penyakit dekompresi).

Mungkin juga diakibatkan mereka berdua (Major dan Colonel) jarang mengikuti latihan rutin, yang menyebabkan nervous dan keluar terlalu cepat ke permukaan....


Update : 22 Nov 2012
Memang sulit menemukan sumber yang valid karena pihak Angkatan Laut juga tidak memberikan statement resmi, cerita yang simpang siur di kalangan diver maupun yang ada di koran pun tidak bisa memastikan sebab kematian crew kapal selam tersebut.
Tulisan ini sekaligus untuk mengkoreksi tulisan saya di thread 'diving accident'. Rada gak nyambung sebenarnya karena yang disitu bahasa Inggris, tapi ya sudahlah yang penting udah saya koreksi.... hahahaha.

Dari 'sumber yang tidak bisa diungkapkan', :) namun kelihatannya cukup valid dan bisa dipercaya, saya dapat cerita begini :

* Kondisi yang terjadi :
- Latihan penyelamatan diri dari Kapal selam yang mendarat di atas pasir dengan jarak lubang palka (tempat keluar crew kapal selam) berada di kedalaman 7m dari permukaan air.
Rencana rescue sbb :
- 2 orang sekaligus masuk ke ruang penyelamatan, pintu ditutup, ada pakaian khusus yang kedap air, dimana diver masih bisa bernafas karena ada tabung oksigen kecil khusus yang mensupply pakaian ini.
Check thread ini untuk melihat jenis pakaian yang dikenakan.....
Diver memakai pakaian kemudian kasih isyarat dengan palu, dan crew yang ada dalam kapal selam akan membuka pintu air sehingga air memenuhi ruang kecil ini tadi.
Diver membuka lubang palka dan kemudian keluar dari kapal selam.
- 2 orang crew pertama berhasil keluar dengan selamat.
- 2 orang perwira ini memang direncanakan untuk mengikuti latihan rescue karena ada petinggi AL yang menunggu di atas kapal di permukaan untuk memberikan selamat.
Jadi supaya seremonialnya pas, jadilah sang komandan satuan kapal selam ikut serta dalam latihan rescue ini sebagai salah seorang victim.
- Kejadian sebenarnya tidak diketahui, karena team rescue yang berada di luar palka setelah menunggu agak lama (kurang lebih 5 menit) merasa aneh kenapa setelah ada isyarat (kentong palu) diver tidak segera keluar, mereka membuka pintu palka dari luar dan 2 orang diver tersebut ditemukan sudah tewas, ada informasi bahwa pakaian yang seharusnya dikenakan tidak terpakai dengan sempurna.

* Jadi kesimpulan yang diasumsikan dari fakta dan keterangan yang ada :
- Diver meninggal bukan karena dekompresi akibat terlalu cepat naik.
   1. Sudah ditemukan meninggal saat palka dibuka.
   2. Kedalaman 7m walaupun menahan napas sekalipun tidak akan mengakibatkan kematian akibat
       dekompresi.
Kemungkinan yang terjadi adalah :
- Ruang terlalu sempit untuk dipakai ber 2, standard orang 'bule' adalah 1 ruangan untuk 1 orang saja. Mungkin menganggap orang Indonesia cukup kecil, mungkin supaya sekaligus naik berdua langsung bisa salaman sama sang petinggi... maka satu lubang penyelamatan dipakai berdua.
- Suit yang dipakai memang baru dibeli, jadi ada kemungkinan sulit untuk menarik resleting sampai ke posisi yang tepat. Mungkin belum sempat latihan, mungkin ruangan terlalu sempit.
- Yang pasti crew dalam kapal selam mengaku mendengar kode untuk membuka katup air. Dan memang crew kapal selam tidak bisa melihat langsung kondisi 2 diver tersebut. Ada kemungkinan palu yang dibawa diver terjatuh saat pakaian belum terpasang menyebabkan ada bunyi 'teng' - 'teng' sehingga crew kapal selam membuka katup air. Ini yang menyebabkan kedua penyelam buru2 memakai suit dan meninggal karena drowning atau tenggelam.
- Ada kemungkinan lain dimana malfunction dari suit yang dipakai, belum sempat latihan, air bocor dan 2 diver tidak mampu membuka katup palka (yang memang harus mereka buka sendiri dari dalam). Meninggal karena drowning / tenggelam.

Demikian cerita yang saya dapet, at least saya berkesimpulan bahwa memang kecelakaan ini bukan karena prosedur penyelaman atau perlengkapan selam yang salah.... bukan juga karena dekompresi.
Ini kecelakaan karena simulasi rescue dengan pakaian dan prosedur yang sama sekali berbeda dengan prosedur penyelaman rekreasional....


anyway.... I got 2 dives that day very enjoy full dives....
dan berikut hasil2 foto selama 2 dives di piramid, pasir putih.

Got Chaaa !!
The Nudibranch I found East to Pyramid...
Cjelidonura amoena (Bergh 1905).























A Tiger Puffer fish... about 50cm long... the one we tried to photographed for quite sometime....










If you can found the small transparent shrimp
Nudi


























Kerapu...
Phyllidia ocellata

Ketemu di dekat dermaga runtuh...
Goby and her Shrimp Partner...
























Small Eel near the shore... very shy but she got all the reason to do so...
the fisherman at Pasir Putih...





I hope you Enjoy !! :D.

Tuesday, June 26, 2012

Trip Report : Menjangan 23-24 Jun 2012

Has been the 4th time this month I went to West Bali... seems like I need to find a very serious reason to go to Menjangan almost every weekend (3rd in a row already) :(... girls... foods... scenery... awkward creatures, whatever but must be something really really tempting... otherwise I must be damn stupid to spend 16-20 hours just to travel back and forth between Surabaya - West Bali.

Walaupun demikian, makanan, suasana, udara Bali memang berbeda dari Jawa...
Penduduk yang entah karena kebanyakan bekerja di bidang pariwisata entah penduduk biasa yang sangat kental dengan adat istiadat Hindu Bali nya membuat suasana selalu sejuk dan nyaman bagi para pelancong... baik yang 'reguler' seperti saya apalagi buat yang sesekali saja.

Kali ini saya pergi bersama 3 group, ada Keluarga Alex (A2DC) bersama Louis dan 2 anaknya yang semuanya kok mirip Alex semua, istrinya gak disisain...
Kemudian keluarga Mbak Mamiek dengan paket Apems nya (Anak Pembantu Sopir), plus kernet (saya) yang keruntelan di Mimpi Resort, plus Mbak Fefe dan Mas Tommy yang juga stay di Mimpi.

Walaupun berangkat sendiri-sendiri kami sukses tiba di Mimpi on time, jam 7 pagi dan langsung check in dan siap2 berangkat ke Menjangan.
Boat sudah menjemput jam 9, langsung kami berangkat ke Menjangan...
Alex paling ribet harus bawa 2 anak beserta semua perlengkapan lengkap boot, serok pasir dll hahaha...

Mbak Fefe dan Mas Tommy langsung mencoba discovery di Pos 1, sementara rombongan diver mampir di wreck. Arus lumayan kencang dan lumayan kami mendapatkan pengalaman drift yang asoy geboy...
Mbak Mamiek masih sedikit kagok karena agak lama gak pakai scuba, jadi perlu waktu beberapa menit untuk penyesuaian... weight yang cuman 6 ternyata masih kurang berat hahaha...
Gak papa mbak... dilatih saja... walhasil dive 1 mbak Mamiek harus banyak kepala dibawah biar gak mumbul ke permukaan hahaha...

The water was nice, walaupun visibility sedikit 'buthek' ya tapi tetep saja buthek nya 15-20m masih tembus... Menjangan tetap saja menjangan...

Melayang di Wreck Point... Arusnya lumayan tuh... liat aja bubble nya...



Opo sing gede lex ?? hummppff humpppfff pokoke guedeee... jarene Alex...

Flying.... retro style mbak Mamiek :D...

Dive kali ini saya mencoba menggunakan 2 strobe, YS02 dan Inon Z240, hehehehe... trial bagaimana hasil foto kalau pakai strobe dari samping... cekidot...
Setelah dive 1 dan 2 di sebelah utara pulau menjangan, kami mencoba dive di spot dalam perjalanan pulang ke Mimpi Resort, kata Driver Perahu nama spotnya : Waka Point, karena ada di pantai dari Wakasorea Resort, dekat dengan Labuhan Lalang.


Vignette effect hehehe...
Aggressive anemone fish...





Trumpet fish... saya belum pernah lihat species ini...



Morris Idol... banyak sekali di sekitar Waka Point ini...

Kondisi Coral masih cukup baik, sedikit Muddy, visibility turun menjadi 10m an ++ saja, kontur wall mirip Pos 2 namun diselingi beberapa slope...
Mbak mamiek sempet 'ilang atine' ngelihat laut yang nggak kelihatan dasarnya hahaha... jadi rada panik dan jadinya kurang bisa enjoy... gak papa mbak... pelan pelan biasa kok ngelihat laut tak berdasar hahahaha...
Dalam hati orang khan juga gak bisa ditebak.... sama aja nih sama laut hiehiehiehiehie...

Difoto dengan kondisi head down...

Siput ini banyak ditemui disekitar Waka Point..
























Alex foto sama Haisom...

Mbak Mamiek dan Barrel Sponge... huhuhuhu...

Mbak Mamiek dan Sea Fan....


Kembali ke darat, santai santai menikmati kolam air panas, tangisan Al dan sun set...
Makan malam kami coba di Warung Coto Makasar di Pemuteran.
Alex dan keluarga memilih untuk makan malam di Bu Lina.
Fefe dan Tommy ingin mencoba dinner di Tower Menjangan Resort, sayang kemaleman jadinya malah makan malam di hotel hahaha... next time kelihatannya asik tuh ya breakfast di Tower....
Water Lilly flower in front of Mimpi Resort... there are bees on it...


Mejeng... Kera sadar kamera....
The stars.... 























Mud Skipper... this time I could capture you...
Tommy n VV





















Kalau sampai ngecess... cesss...
Ini anaknya yang minggu lalu kita lihat yoga
























Mamanya asik Yoga... anaknya ditelantarin sama satpam hahaha... baru akan 2 tahun tapi size udah seperti anak Indonesia umur 3-4 tahun hahaha...
Makan Apel kayak gak kerasa makan dia.... lahap sekali...
Sapa yang mau mungut anak ? atau mau jadi bapaknya sekalian ? hahahaha.....

Nih modelnya si Mama nya kalau mungkin ada yang berminat... atau mau yang lokal juga ada hahaha...


Yang Import...
Yang Lokal....
























Hott... hott... but cool down mannn... its just Bali ok ? hahaha...
Tapi kalau dipikir-pikir pantes banyak artis yang selingkuh sama pelatih yoga ya... latihannya aja kayak gitu... pake diangkat angkat segala hahaha... Aku mau belajar yoga aahhhh... hiehiehiehiehie..biar si pelatih ngerasain ngangkat-ngangkat yang berat sekali sekali... biar cepet pensiun itu pelatih Yoga hahaha...

Anyway... aside of the Yoga thing.... enjoy this one..... isn't peacefull ?


The boat.....



Finish for this trip...
back to office work...

stay tuned for July 7th and 8th, Jazz Gunung (Bromo) dan Jember Carnaval Festival 2012... !!











Wednesday, June 20, 2012

Trip Report : Menjangan 16-17 Juni 2012

Trip report kali ini agak aneh... di luar biasanya hahaha...
Kalau biasanya foto2 yang ada full foto2 UnderWater, kali ini (karena peserta yang ikut banyak fotografer darat...) yang tampil di blog ini sebagian besar atau bisa dikatakan semuanya adalah foto darat hahaha...

Dive 1, 2 saya bisa ikut namun battery camera habis dan kemudian Night Dive di Secret Bay, kebetulan gak bisa ikut karena salah urat, kaki sakit untuk kicking...

Berikut foto2 di hari Sabtu, 16 Juni 2012.

Adi alias Genthong... dengan senjatanya...
Nadya... dan senjatanya....
@ Mimpi Resort...















Ceritanya kami sibuk hunting sunset di Mimpi Resort Menjangan... betul2 sibuk semuanya hihihi... berikut adalah foto mereka yang begitu serius dengan gadget masing-masing...
Satya, dengan kamera Olympus terbaru...
Satya... setting camera...


A Message for all of US....



Satu-satunya yang (sebenarnya bawa tapi gak mau make) tidak bawa camera
dan pasrah untuk menjadi Model selama trip... sedang bergaya ala Naomi Campbell...

Satunya sadar kamera, satunya cueeekkk...
Genthong dan Deni, "sekarang atau lima puluh tahun lagiii...."



Berikut adalah salah satu foto sunset yang menurut saya terbaik, karya mbak Nadya si 'Masta of Sunset'...

Sunset by Nadya....




Lampion @ Mimpi Resort































































Besoknya, tanggal 17 Juni, hari minggu, kita foto2 an sampai puas di daerah menjangan dan sekitarnya...
Trekking dibimbing oleh Bli Nanang (kakaknya Nonong Disthy Scuba hehehe...)...
Harga Resmi 250ribu per orang untuk 2 orang pertama dan kemudian 200rb untuk orang ke 3 dst untuk minimum 6 orang peserta... trims discountnya bli ! hehehehe...

Berikut hasil foto2 sebelum dan selama Trekking...

Foto Modelll... berhubung gretongan... susah ngarahinnya..
Se enak-enak dia aja mau gaya seperti apa, mau pose dimana dst...
Foto terbaik di Jalan, saya suka
hasil jepretan Mas Teddy...
















Abis foto2 di jalan kita langsung ketemu dengan bli Nanang di pos nya, dan langsung ada satu mahluk yang merasa menemukan habitatnya...


Titisan.....




Sedang dijelasin... tuh liat, mangrove ada banyak tipenya... Sucker, Ass Licker, 

Ini Mangrove Tipe :
Air Breather ! 
Yang Ini anaknya Mang-karno....



Ini namanya Tahitian Chestnut Tree akarnya bisa tinggi keluar dari tanah
bertemu dan kemudian membentuk 'kolam' untuk menampung air...



Bro Dohar... dengan buah Cestnut nya...
Nadya dan buah O'Tahiti Chestnut
Kasus..... di akar pohon Chestnut....


Dia lagi dia lagi... but nice pose :D...
Bang Teddy, mengatur camera...

Para Fotografer (lagi-lagi) mengerumuni (satu-satunya)
foto model kita yang ini...

Manis ya....



Jijay yaa.... katanya 'niru macan tidur'... ckckckck....



Daun dari Mangrove Salt Sucker,
mengandung garam diatasnya... karena mereka memang
mengeluarkan garam dari daun...
Buah Mangrove, terdiri dari 65% nutrisi dan
35% udara, sehingga ketika jauh
bisa langsung jatuh tegak lurus dan bisa tumbuh.
Demikian penjelasan Bli Nanang hahaha...

Choking Tree.. membelit pohon untuk naik keatas
mencari sinar matahari, dapat membunuh pohon
inangnya karena membatasi kambium.
























Menggunakan Liliana untuk menjadi Jane...
tapi curang, start dari punggung orang lain...
















Coriolis effect of a Liliana tree.
Semua pohon liliana di selatan Katulistiwa
membelit berlawanan arah jarum jam











Choking tree that will definitely killed its host....
Bukti kalau saya betul-betul masuk Hutan Taman Nasional Menjangan...






Nyet-nyet.... makan relaxa...
Ternyata Relaxa disukai monyet lho !! hihihihi....

Ngantuk...

Sibuk foto, tapi ada satu yang banci kamera....

Ekspressi kelelahan di garis finish...

Ekspressi kelelahan di garis fiinish...






Berikut adalah foto2 di laut nya... maap kalau kurang banyak hahaha... karena memang temanya foto2 di darat...
Rizal dan Dohar... yihaaaa...  Coral Garden to the east (right).

Mbak Deni...




Agus dan Deni...


Masih menunggu foto-foto laut dari mbak Deni :D.... hehehe... ditunggu yaaa...